Minggu, 09 Mei 2010

SEJARAH SINGKAT MERPATI PUTIH

SEJARAH SINGKAT PPS-BETAKO MERPATI PUTIH DI INDONESIA



Ilmu beladiri berakar dari warisan keluarga dari generasi ke generasi di kalangan Kraton Mataram, sehingga ilmu ini juga dikenal sebagai Ilmu Beladiri Mataram. Ketika ilmu diturunkan sampai ke generasi ke tujuh di tangan Sang Guru: Sarengat Siswo Hadi Poernomo, ilmu itu kemudian diteruskannya kepada kedua putranya: Mas Poerwanto Hadipoernomo (yang tua) dan Mas Budhi Santoso Hadipoernomo (yang muda). Sang Guru adalah ayah kandung dari kedua pendekar tersebut. Kedua pendekar inilah yang melanjutkan dan mengembangkan ilmu beladiri sehingga kita mengenalnya sekarang sebagai Merpati Putih.











Merpati Putih sebagai Perguruan Persilatan didirikan pada tanggal 2 April 1963 di Yogyakarta - Indonesia. Sejak itu, ilmu ini disebarluaskan kepada masyarakat demi kepentingan bangsa. Ketika usia beranjak senja, Sang Guru menyerahkan kepada kedua orang putranya untuk memimpin perguruan ini pada tahun 1968. Selain diperkenalkan kepada masyarakat, ilmu beladiri ini juga diperkenalkan dan diajarkan secara khusus kepada pihak militer di Yogyakarta. Mas Poerwanto Hadipoernomo (yang tua) dan Mas Budhi Santoso Hadipoernomo (yang muda) adalah Guru Besar pada di PPS-BETAKO MERPATI PUTIH. Pada 1976, PPS-BETAKO MERPATI PUTIH mendapat kehormatan untuk melatih Pasukan Pengawal Presiden dan Koppassandha (sekarang kita kenal dengan nama KOPASSUS) di Jakarta. Pada 1977, Komisaris Cabang Jakarta dibentuk yang kemudian menjadi cikal bakal Organisasi Pencak Silat Merpati Putih yang berpusat di Jakarta. Dengan demikian, pusat organisasai Merpati Putih di Jakarta akan tetapi kedudukan perguruannya di Yogyakarta. Secara perlahan-lahan PPS-BETAKO MERPATI PUTIH mulai dikenal dan berkembang ke seluruh Indonesia dan bahkan ke manca negara. Di manca negara, PPS-BETAKO MERPATI PUTIH dikembangkan di Philipina, Jepang, Amerika, Inggris, Belanda, Prancis dan beberapa negara lain dimana kedutaan besar Indonesia berada. Pada saat ini, PPS-BETAKO MERPATI PUTIH mendapat kehormatan melatih Taruna/Karbol Akademi Angkatan Udara yang berjumlah 460 taruna di Yogyakarta.